​Dua warga Maryland sedang dipantau setelah kemungkinan terpapar hantavirus, kata pejabat kesehatan

Dua warga Maryland sedang dipantau untuk kemungkinan terpapar hantavirus, menurut Departemen Kesehatan Maryland.

Pejabat kesehatan mengatakan warga Maryland berada dalam penerbangan yang membawa penumpang dari kapal pesiar M/V Hondius yang terinfeksi hantavirus.

Saat ini, risiko terhadap masyarakat di Maryland masih “sangat rendah”, namun pejabat kesehatan mengatakan mereka mengambil tindakan pencegahan.

Potensi paparan selama penerbangan, bukan di kapal pesiar

Pejabat kesehatan di Maryland mengatakan warga yang kemungkinan terpapar hantavirus tidak berada di kapal pesiar M/V Hondius, melainkan berada dalam penerbangan luar negeri bersama penumpang yang mengidap virus tersebut.

Departemen kesehatan mengatakan tidak ada kasus hantavirus yang teridentifikasi di Maryland sejak 2019. Infeksi virus Andean tidak pernah dilaporkan di Maryland.

Pejabat kesehatan Maryland bekerja sama dengan semua tingkat pemerintahan, serta pakar kesehatan dan fasilitas medis.

Apa itu hantavirus?

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), hantavirus adalah keluarga virus yang menyebar ke manusia dari hewan pengerat melalui urin, feses, atau air liur.

Menurut Departemen Kesehatan Maryland, sebagian besar penyakit akibat hantavirus tidak diketahui menular antarmanusia.

Namun penyakit yang terkait dengan penumpang M/V Hondius adalah virus Andean yang ditemukan di Amerika Selatan. Pejabat kesehatan mengatakan virus Andes adalah satu-satunya hantavirus yang diketahui dapat menyebar dari orang ke orang.

Menurut CDC, hantavirus adalah penyakit serius dan berpotensi fatal yang menyerang paru-paru. Badan tersebut mengatakan 38% orang yang mengalami gejala pernafasan bisa meninggal karena penyakit tersebut.

Gejala awal hantavirus antara lain kelelahan, demam, dan nyeri otot. Hampir separuh dari mereka yang terinfeksi menderita sakit kepala, pusing, menggigil, dan sakit perut.

Gejala selanjutnya termasuk batuk dan sesak napas, dan beberapa pasien mungkin mengalami sesak di dada saat paru-paru terisi cairan, kata CDC.

Masa inkubasi berkisar antara empat hingga 42 hari, dan individu tanpa gejala tidak dianggap menular, kata pejabat kesehatan.

Wabah hantavirus di M/V Hondius

Tujuh belas orang Amerika dan seorang warga negara Inggris-Amerika dievakuasi dari kapal pesiar M/V Hondius, yang terkena wabah hantavirus yang mematikan.

Tiga orang yang terkait dengan wabah di kapal pesiar meninggal. Totalnya, kapal tersebut membawa kurang lebih 150 orang dari lebih dari 15 negara.

“Ini bukan jenis COVID-19 lainnya, dan risiko terhadap masyarakat rendah,” kata Direktur Jenderal Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus dari Organisasi Kesehatan Dunia. “Jadi mereka tidak perlu takut dan tidak panik,” kata Tedros. Dia juga mengatakan bahwa evaluasi ilmiah selama bertahun-tahun terhadap virus dan perilakunya, serta bagaimana virus berperilaku sejauh ini dalam wabah ini, menghasilkan penilaian tersebut.”

Lebih lanjut dari Berita CBS

Sumber: www.cbsnews.com

Array